Panduan langkah demi langkah membuat desain menggunakan canva

Kamu mempunyai visi, serta Canva muncul untuk mewujudkannya. Ganti imajinasi jadi desain dalam hitungan menit dengan bimbingan langkah demi langkah buat mendesain dari dini di Canva.

Template Canva membagikan jalur pintas mengarah desain yang bagus: template tersebut seluruhnya bisa disesuaikan, sehingga Kamu bisa mengganti warna, foto, serta yang lain cocok selera Kamu. Kami mempunyai puluhan ribu template buat tiap kebutuhan desain.

Tetapi terkadang Kamu memerlukan suatu yang betul- betul terlihat spesial. Bagaimana Kamu membenarkan apa yang Kamu buat betul- betul nampak bagus?

Pada postingan ini, Kamu hendak belajar:

1.Metode membuat desain dari dini memakai Canva

2.Kiat kilat buat membuat desain Kamu nampak bagus

3.Gimana memilah ukuran buat desain Anda

4.Metode membuat latar balik buat desain Anda

5.Metode meningkatkan bacaan, foto, serta lainnya

Kiat desain: Membuat sketsa garis besar desain Kamu di atas kertas saat sebelum Kamu mulai bisa menolong mewujudkan visi Kamu. Tidak butuh sempurna. Pertimbangkan apa yang mau Kamu sertakan dalam desain, serta di mana tampilan terbaiknya.

Siap? Ayo kita mulai.

  1. Seleksi ukuran yang pas buat desain Anda

Buat mengawali, seleksi tipe desain Kamu dari beranda Canva. Ini diatur ke ukuran maksimal buat tiap grafik, baik itu artikel media sosial, selebaran, ataupun yang lain. Ataupun Kamu bisa memakai ukuran spesial dengan mencari“ dimensi spesial”. Kamu bisa memilah dari piksel, mm ataupun inci.

  1. Seleksi latar belakang

Latar balik desain Kamu dapat berbentuk warna, ataupun foto.

Warna latar belakang

Kiat desain: Warna yang berbeda menggambarkan cerita yang berbeda. Ungu berhubungan dengan individualitas, oranye berhubungan dengan kegiatan, serta hijau menimbulkan cerminan alam. Pikirkan tentang warna apa yang sangat cocok dengan kebutuhan Kamu. Temukan campuran warna yang bagus dengan perlengkapan palet warna kami.

Pasti saja, Kamu pula dapat memakai latar balik putih.

Buat memilah warna, pakai perlengkapan Pemilih Warna pada bilah perlengkapan di bagian atas editor.

Gambar latar belakang

Buat memakai gambar selaku latar balik, tambahkan kisi terlebih dulu. Sehabis ditempatkan di kisi, gambar bisa diganti ukurannya, dipotong, dibalik, serta berlapis buat menghasilkan bermacam dampak visual.

Berikutnya, cari Foto ataupun unggah kepunyaan Kamu. Setelah itu seret serta lepas foto Kamu ke grid: itu hendak dipasang supaya cocok.

Kamu bisa meningkatkan filter buat mengganti kecerahan, saturasi, serta kejernihan gambar. Ini bisa menolong dikala menyelimuti bacaan serta elemen.

Kiat desain: Kamu bisa meningkatkan foto latar balik ataupun menunjukkan foto ke desain Kamu.

Foto latar balik menunjang pesan konten. Bila sangat banyak yang terjalin di latar balik, hendak susah buat menyelimuti hal- hal semacam bacaan ataupun ilustrasi. Dikala Kamu memilah foto latar balik buat desain Kamu, pertimbangkan tekstur daripada struktur. Kamu bisa memangkas foto buat menciptakan kantong tekstur yang hendak berperan lebih baik—dengan metode ini Kamu pula bisa menghapus ruang ataupun fitur apa juga pada foto yang menciptakan sangat banyak noise.

Foto di dasar ini memakai gambar bunga mawar dari dekat buat menaikkan energi tarik tekstur pada desain, namun kedudukan utamanya merupakan berperan selaku fasilitas buat bacaan.

Foto fitur jadi fokus desain Kamu: foto ini menempati posisi besar dalam urutan hierarki visual. Pakai kisi sel tunggal ataupun terpisah buat mempraktikkan foto fitur pintar serta menolong konten Kamu bernyanyi.

Foto di dasar ini memakai kisi buat menyeimbangkan hierarki visual desain. Mata pengguna tertarik pada gambar itu.

  1. Tambahkan elemen Anda

Desain Kamu bisa jadi menyertakan bacaan, ikon, gambar, ataupun ilustrasi. Ini butuh digabungkan dengan metode yang menarik secara visual.

Desainer grafis Canva, Lynneal Santos, berkata kalau ini merupakan permasalahan penyeimbang.“ Perhatikan penyeimbang serta komposisi seluruh elemen dalam desain. Dikala Kamu menata elemen Kamu, tanyakan apakah elemennya balance? Apakah mereka terpusat? Serta yakinkan mereka tidak sangat dekat dengan elemen lain ataupun tepi taman.”

Tips no satu?“ Senantiasa simpel.” Jangan membebani desain Kamu dengan sangat banyak elemen, sebab bisa membingungkan pesan visual dari foto tersebut. Ini merupakan suatu yang desainer sebut hierarki visual, yang mengaitkan penyusunan elemen cocok dengan kepentingannya. Cobalah bermain dengan dimensi, warna, serta penempatan buat memandang mana yang terbaik.

Bila mau meningkatkan gambar ke desain Kamu, coba pakai salah satu bingkai Canva. Kamu bisa menciptakannya di dasar” elemen” di panel samping.

Tips Desain: Manfaatkan kekuatan ruang negatif. Ruang negatif, pula diketahui selaku ruang putih bisa berbentuk zona apa juga dalam desain yang leluasa dari bacaan, foto, ataupun hiasan( tidak wajib betul- betul putih). Desainer menyukainya sebab bisa menolong membuat pengelompokan, menaikkan penekanan, serta tingkatkan keterbacaan.

  1. Seleksi font yang tepat

Tampilan font Kamu bisa berakibat besar pada desain Kamu. Simaklah tipografi lucu ini: sempurna buat merk kecantikan yang mengasyikkan. Tidak sempurna buat firma hukum.

Memilah satu font saja telah lumayan susah. Tetapi desain Kamu bisa jadi memerlukan lebih dari satu tipe huruf. Canva menganjurkan buat tidak memakai lebih dari 2 font dalam desain, sebab sangat banyak font cenderung membuat desain nampak“ berhamburan”. Kamu tentu menginginkannya

seleksi font aksesoris, yang menaikkan energi tarik visual sembari bekerja sama dengan baik. Kamu bisa menekuni lebih lanjut tentang font mana yang nampak bagus bersama dengan panduan tentang pemasangan font.

Canva mempunyai ratusan campuran font prasetel yang bisa diseleksi. Kamu bisa menciptakannya di tab Bacaan di panel samping.

Ataupun Kamu bisa membuat campuran Kamu sendiri. Sekali lagi, simpel merupakan yang terbaik: bila Kamu memilah font yang rumit, yakinkan Kamu memasangkannya dengan font yang lebih simpel sehingga desain Kamu balance. Perlengkapan Campuran Font Canva bisa menolong, serta campuran tradisional semacam font sans serif serta font serif dapat sangat efisien.

Jangan kurang ingat tentang keterbacaan. Bila font Kamu sangat rumit, font tersebut bisa kurangi pesan Kamu.

Kiat desain: Hierarki tipografi menetapkan urutan kepentingan yang diberikan pada elemen desain yang berbeda. Dengan mempraktikkan font, warna, serta skala yang berbeda ke bacaan Kamu, Kamu bisa secara dramatis mengganti metode pesan Kamu diterima.

Kamu tidak butuh belajar sepanjang ratusan jam buat jadi pakar dalam desain. Tetapi, semacam mayoritas perihal dalam hidup, Kamu hendak jadi lebih baik dengan latihan, jadi jangan berkecil hati bila desain awal Kamu tidak berjalan dengan sempurna. Kebalikannya, teruslah berlatih serta teruslah berkreasi. Kamu hendak membuat foto yang brilian serta dipoles dalam waktu pendek.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *